Beddu Amang Kembali Menyumbang Ratusan APD ke Posko Induk Covid-19 Makassar

14

Makassar, Komandodp | Upaya bersama berbagai pihak melawan penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Tak hanya pemerintah, swasta, bahkan sejumlah tokoh masyarakat juga terus berpartisipasi memberikan kontribusi berupa bantuan demi terbebas dari wabah  virus corona ini.

Salah seorang tokoh masyarakat, yang juga Mantan Ketua Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog), Beddu Amang memberi support terhadap pemerintah kota Makassar dalam upaya mencegah penyebaran covid 19.

Beddu Amang  sebelumnya memberikan gedung pernikahan Balai Mutiara miliknya untuk dijadikan Posko Induk Info Covid-19 Pemkot Makassar, Kini beliau kembali menyumbangkan seratusan Alat Pelindung Diri (APD) Ke Posko Induk Covid 19 untuk disalurkan ke rumah rumah sakit yang membutuhkan.

READ  Peringati Hari Kartini, Ketua TP-PKK Makassar Serahkan Bantuan Sembako Ke Veteran Wanita

APD ini diterima langsung Pj. Wali Kota Makassar M. Iqbal Suhaeb di Posko Induk Info Covid -19 Makassar, Jl. Nikel Raya blok A 20 No 6 , Rabu, (07/04/2020)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Muh. Ansar yang juga hadir bersama Iqbal menyampaikan bahwa  APD dalam bentuk pakaian ini selanjutkan akan diserahterimakan ke dinas kesehatan kota Makassar.

“Pemerintah kota Makassar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Beddu Amang, apalagi   beliau telah meminjamkan gedung untuk kita jadikan posko, sekarang dia bantu lagi kita dengan menyumbangkan APD berupa pakaian. Semoga ini menjadi ibadah yang diganjar pahala yang luar biasa di sisi Tuhan, kami Pemkot Makassar betul-betul berterima kasih atas bantuan yang beliau berikan,” ucapnya.

READ  Pemerintah Kota Makassar Dan Bulog Teken Mou

Sekda Ansar mengatakan APD ini akan digunakan di internal Pemkot Makassar dengan prioritas puskesmas-puskesmas yang ada serta RSUD Kota Makassar.

Ansar juga menambahkan, hari Kamis ini pemerintah kota Makassar secara resmi launching RSUD Daya sebagai pusat ruang  isolasi bagi pasien penderita corona.

“Jadi kita akan siapkan lantai 4 sebagai ruang isolasi bagi pasien penderita infeksi corona. Peralatan kita lengkap, ventilator yang belum pernah digunakan sebelumnya, artinya masih baru semua, dan APD yang kita miliki mencukupi,” terang Ansar. (**)