Penasihat Walikota Akan Menjadi Pengawas Kebersihan

0
20

Makassar, Komandodp.com | Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Dr. Iqbal Samad Suhaeb, SE, MT melakukan rapat koordinasi Pemerintahan yang digelar di Ruang Pola Balaikota Makassar, Kamis (23/05/2019).

Rapat Koordinasi itu membahas terkait dengan penanganan kebersihan, baik drainase maupun kanal yang berada diwilayah Kecamatan.

Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan, karena selama ini lebih banyak peran politiknya mereka dibanding kinerja birokrasi.

Iqbal menegaskan, penasihat Walikota yang dianggapnya lebih berperan politik daripada bekerja sesuai tupoksinya, menjadi bahan evaluasinya terhadap mereka. Olehnya, tugas penasihat Walikota pun akan bertambah sebagai pengawas kebersihan.

Gagalnya Makassar meraih Piala Adipura tahun ini disebut Iqbal menjadi cikal bakal idenya tersebut. Hal ini dianggapnya memalukan, bahkan ia nilai selama ini kecamatan dan lurah tidak bekerja maksimal.

“Saya dapat laporan yang memalukan karena Makassar tidak dapat Adipura. Selama ini fungsi lurah dan kecamatan tidak ada. Tentu setelah ini akan ada perbaikan, terutama kebersihan,” tegas Iqbal.

Fasilitas yang didapatkan Iqbal selama menjadi Pj Wali Kota pun ia katakan akan siap disumbangkan demi peran kebersihan. Fasilitas yang dimaksud antara lain benerapa fasilitas dinas dan juga penasihat wali kota.

Read Now  Makassar Jadi Tuan Rumah Diplofest 2019

“Makanya saya mau sumbangkan fasilitas Walikota ini, termasuk penasihat Walikota yang menjadi fasilitas akan saya sumbangkan ke RT/RW saja. Bahkan kalau perlu kita buatkan perwali mengenai hal itu,” jelasnya.

Sebagai pengawas kebersihan sekaligus bisa menjadi perpanjangan tangan wali kota. Mereka bisa dimanfaatkan sebagai seorang pengawas dalam mengawasi kebersihan lingkungan.

“Bisa saja penasihat Walikota menjadi pengawas kebersihan. Dia mengawasi drainase-drainase yang tidak diawasi oleh pemilik rumah. Dia bisa menegur ke pemilik rumah,” kata Iqbal.

Ditempat yang sama Kabag Pemerintahan Kota Makassar Andi Mappanyukki menambahkan, terkait dengan pananganan PK5 dan kemacetan agar masing-masing SKPD bisa mengontrol wilayah.

“Untuk kemacetan, bagaimana Kecamatan dan Kelurahan bisa memaksimalkan potensi diwilayah, khususnya Satpol BKO di Kecamatan, sekaligus dibentuk Task Force untuk mengkoordinasikan dengan instansi terkait,” ungkap Kabag Pemerintahan tersebut.

Kegiatan ini dihadiri Assisten 1, Assisten 2, Staff Ahli, serta Camat dan Lurah se Kota Makassar.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.